Posted on

Taman Moerenuma Sapporo: Blog Musim Dingin Hokkaido

Taman Moerenuma Sapporo: Blog Musim Dingin Hokkaido

Taman Moerenuma (モエレ沼公園) di Sapporo adalah salah satu taman di Sapporo yang harus dikunjungi saat musim dingin. Dirancang oleh seniman ternama Isamu Noguchi, taman yang luas ini berubah menjadi lanskap berselimut salju yang memukau dari Desember hingga Maret, Banyak aktivitas musim dingin yang dapat dilakukan di taman ini. Taman ini mudah diakses dengan bus dari Stasiun Sakaemachi atau Stasiun Kanjō-dōri-Higashi, menjadikannya pilihan ideal untuk perjalanan musim dingin setengah hari bagi wisatawan yang menginap di Sapporo.

  • Visit Date: February 2024
  • Alamat: 1-1 Moerenumakoen, Higashi Ward, Sapporo, Hokkaido 007-0011
  • Biaya masuk: FREE

Berseluncur di Gunung Moere

Salah satu daya tarik Taman Moerenuma di musim dingin adalah berseluncur dari puncak Gunung Moere (Moere-yama). Lerengnya panjang, landai, dan aman untuk segala usia—cocok untuk keluarga, pasangan, atau siapa pun yang ingin menikmati pengalaman musim dingin Hokkaido yang klasik.

  • Kereta luncur dapat disewa.
  • Di atas bukit anda dapat melihat pemandangan yang fantastis

Ini adalah salah satu aktivitas musim dingin yang paling menyenangkan dan murah meriah di Sapporo.

Meskipun Anda tidak berencana naik kereta luncur, mendaki Gunung Moere sangat direkomendasikan di musim dingin. Pemandangan dari puncaknya sungguh spektakuler: hamparan salju yang luas, desain taman geometris, dan pegunungan bersalju yang mengelilingi Sapporo. Sampai diatas puncak gunung hanya memakan waktu 10–15 menit, tetapi anginnya mungkin amat kencang—jadi kenakan pakaian hangat yang cukup.

BONUS: Musim semi di Taman Moere

Meskipun musim dingin terasa magis, Taman Moerenuma juga indah di musim semi, terutama selama musim bunga sakura. Hutan Pohon Sakura menampilkan lebih dari 2.000 pohon sakura. Musim semi terasa semarak, penuh warna, dan sempurna untuk bersantai setelah musim dingin Hokkaido yang panjang.

Terima kasih telah membaca blog singkat ini! Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido! Kami bisa bantu anda menikmati liburan Anda di Hokkaido!

Posted on

Desa Tradisional Jepang di Hokkaido

Mengunjungi Desa Tradisional di Hokkaido, Jepang: Kaitaku no Mura

Desa Tradisional Hokkaido—juga dikenal sebagai Kaitaku no Mura—adalah salah satu museum terbuka paling unik di Jepang. Terletak di Distrik Atsubetsu, Sapporo, museum ini menciptakan kembali kehidupan selama periode Meiji, Taisho, dan awal Showa, memungkinkan pengunjung untuk berjalan-jalan melewati rumah-rumah tradisional, toko-toko, dan bangunan publik yang telah dipugar dari era perintis Hokkaido.

Desa Tradisional Hokkaido (Kaitaku no Mura)

Kami mengunjungi tempat ini pada musim dingin 2024, dan musim dingin adalah waktu yang tepat untuk menjelajahi tempat ini. Pemandangan bersalju membuat bangunan-bangunan kayu tampak semakin indah.

  • Visit Date: February 2024
  • Alamat : Konopporo-50-1 Atsubetsucho, Atsubetsu Ward, Sapporo, Hokkaido 004-0006
  • Tiket masuk: ¥1000

Suasana dalam Bangunan

Di dalam salah satu bangunan, Anda dapat melihat bagaimana orang Jepang di Hokkaido hidup di masa lalu. Bagian dalam beberapa bangunan dibangun dengan cara yang mensimulasikan gaya hidup masa lalu, mulai dari perapian tradisional hingga sandal kayu dan ruang tatami.

Pameran Festival Boneka Hina & Makanan Tradisional

Saat kunjungan kami, Festival Boneka Hina (Hinamatsuri) semakin dekat, sehingga banyak bangunan di dalam desa memajang set boneka Hina yang indah. Yang paling membuat saya terpesona adalah bagaimana desain setiap boneka mencerminkan berbagai periode sejarah, dari era Meiji hingga era Heisei. Beberapa wajah dilukis dengan sangat halus, sementara yang lain memiliki ekspresi yang lebih modern—hampir seperti garis waktu seni kerajinan Jepang. Jika Anda ingin mengunjungi pameran boneka Hina, rencanakan kunjungan Anda antara akhir Februari dan awal Maret, karena beberapa museum di Hokkaido juga merayakan festival ini.

Inside the village, you can try Tondenhei Teishoku, a traditional meal once served to Hokkaido pioneers. The set includes miso oden, which was especially delicious and perfect for warming up in the cold weather. This is a highly recommended experience if you want to taste authentic historical cuisine.

Aktivitas Musim Dingin: Seluncur Salju

Salah satu kejutan paling menyenangkan adalah area seluncur salju musim dingin. Pengunjung—terutama keluarga—dapat menaiki kereta luncur kayu tradisional dan menikmati salju layaknya anak-anak di Hokkaido kuno. Hal ini menjadikan museum ini tidak hanya mendidik tetapi juga menghibur bagi anak-anak.

Terima kasih telah membaca blog singkat ini! Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido! Kami bisa bantu anda menikmati liburan Anda di Hokkaido!

Posted on

Iluminasi Musim Gugur Sapporo di Taman Nakajima dan Universitas Hokkaido

Iluminasi Musim Gugur Sapporo di Taman Nakajima dan Universitas Hokkaido

Akhir Oktober atau awal November adalah waktu yang tepat untuk menikmati pemandangan musim gugur di Hokkaido. Kami menikmati keindahan warna-warni musim gugur di Taman Nakajima dan Universitas Hokkaido. Ada banyak hal yang dapat dilakukan di Hokkaido, dan jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido, Anda dapat menggunakan trip planner kami!

Iluminasi Musim Gugur Universitas Hokkaido

Setiap musim gugur, ada acara “Konyousai”, yang juga dikenal sebagai “Festival Daun Emas”. Pohon-pohon ginkgo di Jalan Kita 13 Gate Universitas Hokkaido diterangi cahaya terang, menciptakan pemandangan yang memukau. Acara ini hanya berlangsung selama dua hari, dan banyak pengunjung datang untuk mengabadikan daun-daun keemasan tersebut. Berikut beberapa foto yang diambil dari iluminasi musim gugur Universitas Hokkaido. Sorotan: Salah satu bagian paling populer dari festival ini adalah iluminasi pohon ginkgo di malam hari. Lampu sorot yang lembut mempertegas warna keemasan daun, menciptakan “Terowongan Emas” yang ajaib. Jangan lupa untuk mengambil beberapa foto indah sambil berjalan menyusuri jalan yang bercahaya ini!

  • Tanggal visit: November 1st (Sat) 10:00–21:00;
      Illumination time: from 18:00
  • Alamat: 〒060-0812 Hokkaido, Sapporo, Kita Ward, Kita 13 Jonishi, 5~7丁目 構内 北海道大学
  • Subway: Kita 12 Station
  • Tiket masuk: free

Iluminasi Musim Gugur Taman Nakajima

Besok harinya di hari Minggu, kami menikmati keajaiban iluminasi musim gugur di Taman Nakajima di Sapporo, tempat warna-warna cerah musim gugur berpadu dengan cahaya malam yang memukau. Saat dedaunan berubah warna menjadi merah, jingga, dan emas, taman berubah menjadi negeri ajaib yang berkilauan, terpantul indah di kolam dan jalan setapak. Sempurna untuk jalan-jalan sore atau berfoto, acara musiman ini menangkap esensi keindahan musim gugur Hokkaido.

  • Tanggal visit: November 2nd (Sunday);
      Illumination time: from around 17:30
  • Address: 1 Nakajimakoen, Chuo Ward, Sapporo, Hokkaido 064-0931
  • Subway: Nakajima Park Station
  • Tiket Masuk: free

Iluminasi Musim Gugur Taman Nakajima: Area Berbayar

Ada juga area berbayar di dalam Taman Nakajima, dengan harga tiket 500 yen. Area berbayar ini berada di dalam bagian Taman Jepang di Taman Nakajima. Anda bisa melihat iluminasi indah di taman bergaya Jepang, jadi harga tiketnya sepadan. Suasana di dalam area berbayar agak gelap, jadi foto-foto yang ditampilkan mungkin agak gelap.

  • Tanggal visit: November 2nd (Sunday);
      Illumination time: from around 17:30
  • Address: 1-1 Nakajimakoen, Chuo Ward, Sapporo, Hokkaido 064-0931
  • Subway: Nakajima Park Station
  • Tiket Masuk: 500 yen

Pertunjukan Geisha di Gedung Hohei-kan

Setelah menjelajahi area berbayar taman Jepang, kami melanjutkan perjalanan untuk menyaksikan pertunjukan Geisha di gedung Hohei-kan yang terletak tepat di sebelah taman Jepang. Gedung ini sebenarnya dibangun untuk menampung kunjungan Kaisar Jepang ke Hokkaido pada masa itu. Tiket masuknya gratis, tetapi Anda diharuskan membeli makanan untuk menikmati pertunjukan. Harga makanannya sendiri sekitar 500-700 yen.

  • Tanggal visit: November 2nd (Sunday);
  • Alamat: 〒064-0931 Hokkaido, Sapporo, Chuo Ward, Nakajimakoen, 1−20 1F
  • Subway: Nakajima Park Station
  • Tiket Masuk: free, tapi harus beli makanan di dalam

Terima kasih telah membaca blog perjalanan singkat ini! Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido! Kami bisa bantu anda menikmati liburan Anda di Hokkaido!

Posted on

Event Cosplay Sapporo 2024

Cosplay event in Sapporo 2024 札幌角色扮演活動 cover

Event Cosplay Sapporo 2024

Hari minggu agak bosan di rumah seharian, jadi saya dan istr memutuskan untuk mengunjungi Festival Musim Gugur di Taman Odori. Kami berhenti di Stasiun Taman Odori dan pergi ke Tanuki Koji untuk berbelanja dulu terlebih dahulu. Dalam perjalanan ke Taman Odori, kami melihat banyak sekali orang yang mengenakan kostum. Saya awalnya kira hari itu sudah Halloween, ternyata hari itu ada event cosplay di sekitar Tanuki Koji, jadi kami memutuskan untuk mengikuti kerumunan cosplayer dan kami beruntung menemukan acara cosplay tersebut. Ada banyak hal yang dapat dilakukan di Hokkaido, dan jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido, Anda dapat menggunakan trip planner kami!

  • Visit Date: 2024, September 22 (musim gugur)
  • Alamat: 2 Chome-1 Minami 1 Jonishi, Chuo Ward, Sapporo, Hokkaido 060-0061
  • Akses: Odori Station

Event Cosplay Sapporo 2024: Tanuki Koji Venue

Tidak hanya orang-orang yang mengenakan kostum, tetapi ada juga beberapa fotografer yang tampak profesional mengambil gambar acara tersebut. Ada banyak karakter yang saya tahu, kebanyakan dari anime Jepang. Saya tidak terlalu menonton anime akhir-akhir ini jadi ada banyak karakter yang tidak saya tahu sama sekali. Beberapa karakter yang saya tahu sebagian besar berasal dari anime yang saya tonton pas masa kanak-kanak, seperti karakter dari One Piece, Detective Conan, Hunter x Hunter, dan tentu saja, Hatsune Miku. Banyak model cosplay yang cantik-cantik dan keren-keren sekali, makanya saya minta izin ambil foto mereka. Foto-foto yang menampilkan beberapa model cosplay telah diambil dengan izin dari cosplayer, jika tidak, wajah mereka akan diburamkan. Berikut adalah beberapa foto terbaik dari tempat cosplay.

Event Cosplay Sapporo 2024: Sapporo TV Tower Venue

Dalam perjalanan menuju Festival Musim Gugur di Taman Odori, kami juga melihat banyak cosplayer berkumpul di dekat Menara TV Sapporo, sebagian besar untuk foto-foto. Pada akhirnya saya tidak mengambil foto dari Festival Musim Gugur, dan malah menulis artikel blog tentang acara cosplay tersebut. Foto-foto yang menampilkan beberapa model cosplay telah diambil atas izin cosplayer, jika tidak, wajah mereka akan diburamkan. Berikut ini adalah beberapa foto terbaik yang diambil dari acara cosplay tersebut.

Terima kasih telah membaca blog perjalanan singkat ini! Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido! Kami bisa bantu anda menikmati liburan Anda di Hokkaido!

Posted on

Wakkanai Titik Paling Utara Jepang di Hokkaido

Wakkanai the Northernmost Point of Japan 稚內 日本的最北端 cover

Wakkanai Titik Paling Utara Jepang di Hokkaido

Saat itu sedang liburan 3 hari di Jepang, dan kami memutuskan untuk pergi ke Wakkanai dengan mengemudi sendiri. Cuaca sudah agak dingin, tetapi jalan masih bersih dari salju sehingga mengemudi masih tidak begitu sulit. Wakkanai adalah kota kecil yang terletak di titik paling utara pulau Hokkaido, dan ada sebuah tanjung yang juga merupakan titik paling utara di seluruh Jepang. Perjalanan itu memakan waktu sekitar 6 jam, jadi kami berangkat pagi-pagi sekali pada pukul 6 pagi. Ada banyak hal yang dapat dilakukan di Hokkaido, dan jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido, Anda dapat menggunakan trip planner kami!

Perjalanan ke Wakkanai: Tempat Peristirahatan Pertama

Mengemudi selama 6 jam bisa sangat melelahkan, jadi kami bergantian mengemudi untuk memastikan perjalanan aman. Orang pertama yang mengemudi adalah kakak ipar saya. Dia pertama kali menjemput kami tepat pukul 6 pagi. Setelah berkendara sekitar 1 jam, kami berhenti di tempat peristirahatan di Yurikago. Saat itu masih pagi, jadi semua toko tutup, kecuali area toilet umum. Setelah istirahat sebentar, kami melanjutkan perjalanan, dan kali ini, gantian saya yang mengemudi.

  • Tanggal Kunjung: 2024, September 15th (Musim Gugur)
  • Alamat: 81-10 Tsukigata, Kabato District, Hokkaido 061-0502
  • Jarak tempuh: 1-hour drive from Asabu Station Sapporo

Perjalanan ke Wakkanai: Makan Siang di Teshio

Setelah nyetir sekitar 3 jam, kami memutuskan untuk makan siang sebentar di Stasiun Teshio. Saat itu hampir jam makan siang jadi stasiun itu cukup ramai. Sebenarnya selama perjalanan dari stasiun pertama di Yurikago ke Teshio, kami sempat mampir di berbagai minimarket untuk ke toilet sebentar dan minum kopi, tetapi saya tidak sempat mengambil foto. Stasiun Teshio sebenarnya hanya berjarak sekitar 1 jam nyetir ke Kota Wakkanai, jadi kami telah menempuh lebih dari setengah jarak.

  • Tanggal Kunjung: 2024, September 15th (Musim gugur)
  • Alamat: 4 Chome-7227-2 Shinkaidori, Teshio, Teshio District, Hokkaido 098-3305
  • Jarak tempuh: 4-hour drive from Asabu Station Sapporo

Perjalanan ke Wakkanai: Kincir Angin di Jalan 106

Setelah menikmati makan siang di Teshio, saya melanjutkan perjalanan menyusuri rute yang indah di sepanjang tepi laut. Rute 106 merupakan bagian dari [Jalur Ororon], rute yang sangat terkenal dengan pemandangan tepi lautnya di sepanjang jalan. Tidak hanya pemandangan tepi lautnya yang menarik perhatian saya, tetapi juga kincir angin raksasa yang dibangun di tengah padang rumput hijau yang subur, membuat pemandangannya semakin menakjubkan. Kincir angin tersebut terlihat lebih besar jika dilihat dari dekat! Ada beberapa pengendara sepeda motor dan sepeda yang berhenti hanya untuk mengambil gambar pemandangan, jadi pastikan untuk berkendara hati-hati di sepanjang jalur ini.

  • Tanggal Kunjung: 2024, September 15th (Musim gugur)
  • Alamat: 219 Hamasato, Horonobe, Teshio District, Hokkaido 098-3227
  • Jarak tempuh: 4.5-hour drive from Asabu Station Sapporo

Perjalanan ke Wakkanai: Tanjung Noshappu

Setelah berkendara selama hampir 6 jam, akhirnya kami tiba di kota Wakkanai. Tujuan pertama kami adalah Tanjung Noshappu. Di sini juga terdapat akuarium, tetapi kami tidak sempat mengunjungi akuarium tersebut. Di sana terdapat patung lumba-lumba lucu yang sangat cocok untuk dijadikan spot pemotretan. Cuacanya cerah, sehingga kami dapat melihat Rusia dari kejauhan (Pulau Sakhalin). Tanjung Noshappu juga merupakan spot terkenal untuk melihat matahari terbenam. Jadi pada sore harinya, kami kembali ke sini untuk melihat matahari terbenam. Kami berencana untuk menghabiskan waktu di sini selama 30 menit saja pada siang hari, tetapi istri dan kakak ipar saya terlalu asyik ambil foto narsis untuk instagram, jadi kami menghabiskan waktu hampir 1 jam di sini.

  • Tanggal kunjung: 2024, September 15th (Musim gugur)
  • Alamat: 2 Chome Noshappu, Wakkanai, Hokkaido 097-0026
  • Jarak tempuh: 5.5-hour drive from Asabu Station Sapporo

Wakkanai Titik Paling Utara Jepang: Downtown

Setelah main sebentar di Tanjung Noshappu, kami melanjutkan perjalanan ke Tanjung Soya, tempat titik paling utara Jepang berada. Dalam perjalanan ke Tanjung Soya, kami berkendara melewati pusat kota Wakkanai. Wakkanai adalah kota kecil dengan pesonanya sendiri. Satu hal menarik yang saya perhatikan adalah beberapa rambu jalan bertuliskan huruf Cyrillic Rusia.

Perjalanan ke Wakkanai: Tanjung Soya

Tanjung Soya adalah titik paling utara Jepang, dan terletak sekitar 45 menit berkendara dari pusat kota Wakkanai. Anda juga dapat melihat Pulau Sakhalin (Rusia) dengan lebih jelas dari tempat ini. Kakek-nenek istri saya sebenarnya pernah tinggal di Pulau Sakhalin dan kembali ke Pulau Hokkaido setelah Perang Dunia 2 berakhir. Ada sebuah monumen berbentuk segitiga yang menandai titik paling utara Jepang, dan ada antrean panjang pengunjung yang mencoba mengambil gambar.

  • Tanggal kunjung: 2024, September 15th (Musim gugur)
  • Alamat: 3 Soyamisaki, Wakkanai, Hokkaido 098-6758
  • Jarak tempuh: 45 minutes drive from Cape Noshappu

Tanjung Soya: Rusa Liar

Saya kira Tanjung Soya adalah daerah kecil dengan beberapa toko dan restoran di sekitarnya, tetapi saya terkejut karena tempat ini juga memiliki banyak rusa liar! Saya heran mengapa di Jepang, hanya Nara yang benar-benar terkenal dengan rusanya. Menurut pendapat jujur ​​saya, rusa di Tanjung Soya lebih berperilaku baik, mereka tidak mencoba untuk “mengganggu” wisatawan untuk mendapatkan makanan ringan. Rusa di Tanjung Soya tampaknya terbiasa dengan manusia, tetapi masih sopan untuk tidak mengganggu turis. Ada juga kuil kecil di dalam daerah tersebut. Tidak hanya di daerah Tanjung Soya, tetapi kami juga melihat beberapa rusa di daerah pusat kota Wakkanai, jadi pastikan Anda berkendara dengan aman; waspadalah terhadap rusa yang tiba-tiba melompat ke jalan.

Perjalanan ke Wakkanai: Hotel Sakhalin

Setelah menikmati pemandangan di Tanjung Soya, kami kembali ke pusat kota Wakkanai untuk check in di Hotel kami. Ya, nama Hotelnya adalah “Hotel Sakhalin”. Akomodasi di hotel ini tidak buruk, kamar kami cukup besar untuk kami berempat dan wifi-nya cukup cepat. Kamarnya sendiri bergaya Jepang dengan lantai tatami dan tempat tidur bergaya futon, tetapi cukup nyaman untuk menginap 1 malam.

  • Tanggal kunjung: 2024, September 15th (Musim gugur)
  • Alamat: 1 Chome-5-5 Central, Wakkanai, Hokkaido 097-0022
  • Biaya: 30,000 yen for 1 night (4-person), breakfast included

Perjalanan ke Wakkanai: Menyaksikan Matahari Terbit di Dek Observasi Wakkanai

Kami bangun sekitar pukul 5 pagi dan berkendara selama 5 menit ke Dek Observasi Wakkanai untuk menyaksikan matahari terbit. Ada sebuah monumen (Monumen Sembilan Gadis) yang mengenang beberapa orang Jepang yang harus meninggalkan rumah mereka di Pulau Sakhalin setelah Perang Dunia 2. Kami dapat melihat sebagian besar pusat kota Wakkanai dan dipadukan dengan matahari terbit, pemandangannya sangat menakjubkan dan saya tidak menyesal untuk bangun pagi-pagi sekali! Salah satu hasil jepretan foto terbaik saya mungkin adalah gambar kedua di bawah ini, di mana Pulau Sakhalin (Rusia) terlihat di balik Monumen Sembilan Gadis.

  • Tanggal Kunjung: 2024, September 16th (Musim gugur)
  • Alamat: Yamuwakkanai-2816 Wakkanaimura, Wakkanai, Hokkaido 097-0000
  • Jarak tempuh: 5-minute drive from Hotel Sakhalin

Terima kasih telah membaca blog perjalanan singkat ini! Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido! Kami bisa bantu anda menikmati liburan Anda di Hokkaido!

Posted on

Stadium Baseball Escon Field Nipponham Fighters

Escon Field Stadium Home of Nipponham Fighters Es Con Field 北海道場館資訊

Stadium Baseball Escon Field Nipponham Fighters

Istri saya mengundang saya untuk menonton pertandingan baseball antara Fighters (Hokkaido) vs Buffaloes (Osaka) di Es Con Field yang baru dibangun. Saya bukan penggemar berat baseball , tetapi karena saya belum pernah ke stadion baru, yang merupakan kandang bagi tim baseball kesayangan Hokkaido, Fighters, saya akhirnya putuskan untuk ikut istri saya. Stadion ini terletak agak jauh dari pusat kota Sapporo dan karena ini adalah acara besar, tempat parkir harus dipesan terlebih dahulu, jadi kami memutuskan untuk pergi menggunakan transportasi umum. Stadion ini merupakan salah satu bangunan baru yang dibangun di Sapporo dalam beberapa tahun terakhir. Ada banyak hal yang dapat dilakukan di Hokkaido, dan jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido, Anda dapat menggunakan trip planner kami!

  • Visit Date: 2024, September 8 (Musim Panas)
  • Alamat: 1-F Village, Kitahiroshima, Hokkaido 061-1116
  • Akses: Kitahiroshima Station

Stadion Escon Field: Kedatangan

Karena kami tidak dapat berkendara ke sana karena tempat parkir sudah penuh, kami pergi ke sana dengan transportasi umum. Pertama-tama kami naik kereta bawah tanah ke Stasiun Oyachi dan naik bus langsung ke stadion. Bus hanya menerima tiket yang dibeli di stasiun atau pembayaran dengan kartu kredit (sistem sentuh). Saat tiba di stadion, ada tanda yang mengatakan bahwa kami tidak boleh membawa makanan atau minuman dari luar. Namun, botol air minum atau wadah air minum sendiri diperbolehkan. Ada juga pemeriksaan tas cepat di pintu masuk untuk memastikan kami tidak membawa makanan dari luar.

Stadion Escon Field: Bagian Dalam

Ini adalah stadion baru, dan di dalam stadion terdapat beberapa restoran dan toko yang menjual pernak-pernik. Harga makanan dan minuman di dalamnya relatif lebih mahal dibandingkan harga normal. Stadion itu sendiri terlihat seperti mal, dan tetap saja tempatnya sangat bagus.

Stadion Escon Field: Tempat Duduk

Harga normal tiket masuk dan tempat duduk yang dipesan adalah sekitar 3000 yen per orang. Untungnya istri saya mendapatkan tiket gratis untuk dua orang. Setelah menjelajahi stadion sebentar, kami menuju tempat duduk kami, yang terletak di sisi belakang sehingga kami dapat melihat seluruh lapangan. Kami beruntung dapat duduk di dekat tempat duduk jurnalis, sehingga kami dapat lihat beberapa jurnalis menulis artikel.

Pertandingan: Fighters vs. Buffaloes

Pertandingan itu sendiri cukup menghibur. Pertandingan itu mempertemukan tim Fighters dari Hokkaido melawan tim Buffaloes dari Osaka. Meskipun saya bukan orang Jepang atau penduduk asli Hokkaido, saya telah tinggal di sini selama lebih dari 7 tahun. Jadi, dalam hati saya sangat berharap tim Fighters dari Hokkaido dapat memenangkan pertandingan ini. Pertandingan itu sendiri dimulai dengan tim Fighters tertinggal poin. Meskipun pada akhirnya tim Fighters dapat mengejar ketertinggalan, pada akhirnya tim Buffaloes berhasil mengalahkan Fighters dengan skor 5-4. Artikel ini lebih berfokus pada stadion, dan saya bukan jurnalis olahraga, jadi saya tidak akan menambahkan komentar olahraga apa pun tentang pertandingan tersebut.

Stadion Escon Field: kursi VIP

Karena saya dan istri saya bukan penggemar berat bisbol, kami memutuskan untuk berangkat lebih awal untuk menghindari keramaian. Kami memutuskan untuk menjelajahi stadion sedikit lebih jauh dalam perjalanan pulang. Ada beberapa kursi VIP yang kami temukan, mulai dari kursi dengan ayunan, kursi dengan meja, dan bahkan ruang sauna tempat Anda dapat menikmati sauna sambil menonton pertandingan!

Beer girls

Pertandingan bisbol di Jepang sedikit mirip dengan pertandingan bisbol Amerika. Beberapa hal yang mirip termasuk beer girls, di mana para wanita muda berkeliling menjual bir kepada para penonton. Harga bir tentu saja lebih mahal dibandingkan harga normal. Secangkir bir harganya sekitar 800 yen, yang 3 kali lebih mahal dibandingkan harga di toko swalayan.

Stadion Escon Field: Bagian Ramah Hewan Peliharaan

Ada kursi di stadion tempat Anda dapat membawa hewan peliharaan untuk menonton pertandingan. Ada juga popok hewan peliharaan yang disediakan di area ini. Jika Anda berencana untuk menonton pertandingan dengan hewan peliharaan Anda, stadion ini pasti dapat mengakomodasinya. Ada tempat untuk menaruh kereta dorong hewan peliharaan Anda saat Anda duduk bersama hewan peliharaan Anda. Entah mengapa, di sinilah satu-satunya tempat saya dapat menemukan mesin isi ulang air.

Stadion Escon Field: Bagian teras

Stadion ini juga memiliki bagian teras tempat Anda dapat merokok dan menikmati BBQ. Terdapat restoran BBQ yang terletak di salah satu teras tempat Anda dapat bersantap sambil menikmati pemandangan luar. Ada juga bagian tempat Anda dapat berbaring di bawah sinar matahari di teras.

Stadion Escon Field: Bagian Hiburan

Kami juga menemukan bagian di stadion tempat Anda dapat bersantap sambil menikmati beberapa permainan interaktif. Beberapa permainan termasuk simulasi melempar bola bisbol dan bahkan simulasi memukul bola.

Stadion Escon Field: Bagian Luar Ruangan

Dalam perjalanan kembali ke stasiun bus, kami juga menjelajahi bagian luar stadion. Ada beberapa kios makanan serta taman bermain untuk dinikmati keluarga bersama anak-anak mereka. Ada lapangan kecil tempat Anda dapat bermain bisbol mini bersama orang-orang terkasih. Secara keseluruhan, stadion ini layak dikunjungi setidaknya sekali meskipun Anda bukan penggemar bisbol, terutama bersama keluarga.

Terima kasih telah membaca blog perjalanan singkat ini! Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido! Kami bisa bantu anda menikmati liburan Anda di Hokkaido!

Posted on

Festival Bon Odori di Sapporo 2024

Sapporo Bon Odori Festival 札幌 盆舞祭

Festival Bon Odori di Sapporo 2024

Saat itu pertengahan Agustus dan cuacanya sangat panas. Musim panas di Jepang berarti akan ada banyak festival. Salah satu festival yang paling terkenal adalah “Festival Bon Odori” atau “Obon”. Festival tradisional ini telah dirayakan di Jepang selama lebih dari 500 tahun dan merupakan festival untuk menghormati leluhur. Festival ini terkenal karena penonton tidak hanya menonton, tetapi mereka juga dapat berpartisipasi dengan menari bersama para penampil! Festival Bon Odori Sapporo juga sama. Acara ini diadakan di Taman Odori dekat Menara TV Sapporo dan diadakan pada malam hari. Ada banyak hal yang dapat dilakukan di Hokkaido, dan jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido, Anda dapat menggunakan trip planner kami!

  • Visit Date: 2024, Agustus 11 (musim panas)
  • Alamat: 1 Chome Odorinishi, Chuo Ward, Sapporo, Hokkaido 060-0042
  • Akses: Odori Station

Area Festival

Meskipun kami datang agak pagi, area festival sudah ramai. Ini karena ada beberapa kios yang menjual makanan dan minuman. Ada juga kios Coca-Cola di mana Anda dapat menukar botol minuman Anda dengan sebotol Coca-Cola.

Acara Sore: Tari Anak-anak

Setelah berkeliling sebentar, akhirnya acara tari dimulai. Sebelum gelap, festival tari ini sebenarnya lebih ditujukan untuk anak-anak. Pada gambar di bawah, Anda dapat melihat bahwa sesi sore sebagian besar diisi oleh anak-anak dan orang tua.

Acara Malam: Tari Dewasa

Setelah menikmati sesi tari sore, kami pergi sebentar untuk makan malam, lalu kami kembali pada malam hari untuk menonton sesi untuk orang dewasa. Yang dimaksud dengan “dewasa” di sini bukan ada kaitan seksual, tetapi sesi tersebut ditujukan untuk orang dewasa. Hipotesis saya adalah mungkin penyelenggara ingin memisahkan orang dewasa dan anak-anak, karena tarian Obon bisa ramai dan peserta harus berputar mengelilingi panggung. Pemisahan orang dewasa dan anak-anak mungkin karena alasan keamanan untuk mencegah anak-anak terinjak-injak oleh orang dewasa secara tidak sengaja.

Terima kasih telah membaca blog perjalanan singkat ini! Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido! Kami bisa bantu anda menikmati liburan Anda di Hokkaido!

Posted on

Tur 1 Hari Otaru Festival Lonceng Angin

Otaru 1 Day Tour Sakaimachi Street Wind Chime Festival 小樽一日遊堺町街道風鈴祭 Tur 1 Hari Otaru

Tur 1 Hari Otaru Festival Lonceng Angin

Saat itu hari Minggu dan cuacanya bagus, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Istri saya ingin pergi ke Otaru untuk melihat festival lonceng angin. Saya belum pernah melihat festival ini sebelumnya, jadi saya dengan senang hati setuju untuk pergi bersamanya untuk perjalanan satu hari ke Otaru. Ada banyak hal yang dapat dilakukan di Hokkaido, dan jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido, Anda dapat menggunakan trip planner kami!

Tur 1 Hari Otaru: Halte Bus

Saya pikir kami akan naik mobil sendiri ke Otaru, tetapi karena istri saya khawatir saya bakal minum bir di sana, akhirnya kita putuskan untuk pergi dengan bus. Kami beruntung karena ada halte bus yang sangat dekat dengan rumah kami yang akan membawa kami langsung ke Stasiun Otaru. Stasiun tersebut hanya berjarak 5 menit berjalan kaki dari rumah kami sehingga sangat praktis. Biayanya sekitar 730 yen sekali jalan dari halte tersebut ke Stasiun Otaru, akan ada bus yang tersedia setiap satu jam selama hari kerja biasa (Senin hingga Jumat, pukul 9 pagi – 9 malam). Salah satu keuntungan bepergian dengan bus adalah Anda juga dapat menikmati pemandangan di sepanjang jalan! Ini adalah stasiun yang saya bicarakan (LINK).

Tur 1 Hari Otaru: Kedatangan

Perjalanan dari halte bus dekat rumah kami ke Stasiun Otaru ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit dengan bus. Kami memutuskan untuk berhenti di dekat Stasiun JR Otaru karena kami juga ingin menikmati keindahan kota Otaru. Satu hal yang menarik dari Otaru adalah kota ini memiliki gaya elegan yang unik. Bahkan minimarket seperti Lawson menyatu dengan baik dengan arsitektur di sekitarnya. Saya sudah sering ke Otaru, tetapi saya tidak pernah merasa bosan menjelajahi pusat kota Otaru. Ada juga layanan becak, yang biayanya hanya sekitar 1500 yen!

Tur 1 Hari Otaru: Live Music di Otaru Canal

Kami juga melewati Kanal Otaru dalam perjalanan menuju Festival Lonceng Angin di jalan Sakaimachi. Kanal Otaru jelas merupakan tempat yang wajib dikunjungi di Otaru karena merupakan tempat yang sangat terkenal di Otaru. Karena keindahan dan keanggunannya yang dapat dinikmati sepanjang musim, tempat ini mungkin akan dipadati banyak pengunjung yang sibuk mengambil gambar. Ada juga tur perahu berbayar yang dapat Anda gunakan untuk menjelajahi Kanal Otaru dengan naik perahu, karena kami tidak punya banyak waktu, kami memutuskan untuk melewatkan tur perahu tersebut. Karena saat itu sedang berlangsung festival, kami juga menyaksikan pertunjukan musik live di dekat area kanal.

  • Tanggal Kunjung: 2024 Augustus 4 (Musim Panas)
  • Alamat: Minatomachi, Otaru, Hokkaido 047-0007

Tur 1 Hari Otaru: Gang Denuki

Tepat di seberang Kanal Otaru, ada tempat menarik lain yang juga harus Anda kunjungi; Gang Denuki. Gang kecil ini memiliki beberapa restoran dan toko. Gang ini juga memiliki menara pengawas kebakaran tua yang juga bisa Anda masuki. Ada tangga melingkar kecil yang bisa dimasuki siapa saja untuk mengakses menara, mungkin sulit untuk menemukan tangga di awal, tetapi begitu Anda masuk ke dalam menara, Anda bisa menikmati pemandangan Kanal Otaru dan sekitarnya yang luar biasa.

  • Tanggal Kunjung: 2024 Augustus 4 (Musim Panas)
  • Alamat: 1 Chome-1 Ironai, Otaru, Hokkaido 047-0031

Tur 1 Hari Otaru: Romankan Glass Shop

Setelah mengambil beberapa gambar di Gang Denuki (dan tidak membeli apa pun), kami melanjutkan perjalanan. Di jalan tepat sebelum jalan Sakaimachi, ada sebuah toko kerajinan kaca “Romankan”. Pada dasarnya, ini adalah toko kaca yang bagus tempat Anda dapat membeli beberapa karya seni kaca buatan lokal. Otaru juga terkenal dengan kerajinan kacanya, jadi jika Anda ingin membeli beberapa suvenir, ini adalah salah satu tempat yang bagus.

  • Tanggal Kunjung: 2024 Augustus 4 (Musim Panas)
  • Alamat: 1-25 Sakaimachi, Otaru, Hokkaido 047-0027

Tur 1 Hari Otaru: Sakaimachi Street

Festival ini berlokasi di Jalan Sakaimachi, salah satu objek wisata terkenal lainnya di Otaru yang memiliki banyak toko seni, restoran, dan toko makanan kecil. Alasan mengapa jalan ini sangat terkenal di kalangan pengunjung adalah karena suasananya; sebagian besar bangunan di sini masih memperlihatkan aspek budaya Jepang sekaligus memperlihatkan pesona Otaru. Jalan ini jelas terlihat berbeda dari kota-kota Jepang lain yang pernah saya kunjungi. Gambar-gambar yang ditampilkan di bawah ini tidak mewakili semua toko di Jalan Sakaimachi, masih ada lebih banyak toko yang tersedia untuk Anda jelajahi sendiri di sana.

  • Tanggal Kunjung: 2024 Augustus 4 (Musim Panas)
  • Alamat: 〒047-0027 Hokkaido, Otaru, Sakaimachi, Sakaimachi Hondori

Tur 1 Hari Otaru: Museum Kitaichi Venesia

Saat menjelajahi jalan Sakaimachi, kami menemukan Museum Kitaichi Venezia. Karena istri saya sangat tertarik dengan karya seni, ia ingin kami juga menjelajahi tempat ini. Sesuai namanya, tempat ini menyimpan banyak karya seni bertema Venesia, mulai dari perahu gondola, kostum, dan tentu saja, karya seni dari kaca. Bagian toko dari bangunan tersebut melarang kami mengambil gambar, jadi tidak ada gambar dari toko tersebut.

  • Tanggal Kunjung: 2024 Augustus 4 (Musim Panas)
  • Alamat: 5-27 Sakaimachi, Otaru, Hokkaido 047-0027

Tur 1 Hari Otaru: Festival Lonceng Angin

Festival Lonceng Angin diadakan di sepanjang Jalan Sakaimachi. Jalan ditutup untuk akses kendaraan, jadi ada banyak kios yang didirikan di sepanjang jalan. Ada beberapa kursi dan meja yang disiapkan di tengah jalan sehingga Anda juga dapat menikmati beberapa makanan di tengah jalan. Seperti namanya, “Festival Lonceng Angin”, ada banyak lonceng angin imut yang dipasang di mana-mana di sepanjang jalan. Ada juga banyak pertunjukan musik langsung di sepanjang jalan yang membuat festival ini lebih menarik. Bahkan ada beberapa wanita penjual bir yang mengenakan Yukata berjalan-jalan untuk menawarkan bir kepada pengunjung! Berikut adalah beberapa gambar dari festival tersebut.

Tur 1 Hari Otaru: Kitaichi Glass Otaru

Saat kami menjelajahi festival ini, kami menemukan toko kaca lain yang bernama “Kitaichi Glass Otaru”. Tempat ini tidak hanya menjual banyak karya seni kaca buatan lokal, tetapi juga restoran yang tampak mewah. Kami tidak lapar saat itu jadi kami melewatkan bagian restoran dan hanya menjelajahi bagian toko di gedung tersebut.

  • Tanggal Kunjung: 2024 Augustus 4 (Musim Panas)
  • Alamat: 7-26 Sakaimachi, Otaru, Hokkaido 047-0027

Tur 1 Hari Otaru: Festival Lonceng Angin (continued)

Setelah berkeliling di Kitaichi Glass Shop, kami melanjutkan perjalanan ke Sakaimachi Street. Di ujung jalan, ada panggung yang di dalamnya terdapat berbagai pertunjukan. Kami datang tepat sebelum pertunjukan kontes Yukata, di mana beberapa peserta memamerkan Yukata mereka. Menurut saya, semua Yukata terlihat bagus, tetapi ada satu peserta yang benar-benar menonjol dari yang lain.

Tur 1 Hari Otaru: Otaru Music Box Antique Museum

Setelah menikmati pertunjukan, kami langsung menuju ke Museum Antik Kotak Musik Otaru yang terletak tepat di seberang panggung. Museum ini memiliki banyak koleksi kotak musik dengan berbagai ukuran, mulai dari kotak musik berukuran kecil hingga kotak musik yang setinggi badan orang. Ada juga banyak boneka yang mungkin terlihat sedikit menyeramkan di malam hari tetapi tetap terlihat elegan. Museum ini juga menjual berbagai macam kotak musik, jadi jika Anda ingin membeli oleh-oleh yang hanya tersedia di Otaru, tempat ini juga cocok untuk Anda.

  • Tanggal Kunjung: 2024 Augustus 4 (Musim Panas)
  • Alamat: 6-13 Sakaimachi, Otaru, Hokkaido 047-0027

Tur 1 Hari Otaru: Makan Siang Telat Seafood Bowl seharga 500 yen

Waktu makan siang sudah lewat dan kami belum makan siang, jadi kami benar-benar kelaparan. Dalam perjalanan kembali ke stasiun, kami memutuskan untuk mencoba Seafood Bowl seharga 500 yen di Otaru Poseidon. Karena kami berencana untuk makan malam besar hari itu, kami memutuskan untuk makan ringan saja. Kami sebenarnya berencana untuk mencoba sashimi rice bowl mereka, tetapi saat itu semuanya sudah habis terjual, jadi kami hanya memesan menu lain seharga 500 yen yang tersedia saat itu; Salmon Flake Rice Bowl dan Boiled whitebait rice bowl.

  • Tanggal Kunjung: 2024 Augustus 4 (Musim Panas)
  • Alamat: 4-9 Sakaimachi, Otaru, Hokkaido 047-0027

Kami menghabiskan waktu seharian untuk menyelesaikan tur 1 hari di Otaru ini. Otaru jelas merupakan salah satu tempat yang dapat dicapai dengan mudah dari Sapporo melalui transportasi umum, dan saya sangat menyarankan Anda untuk mengunjungi kota kecil yang menawan ini jika Anda kebetulan datang ke Hokkaido. Terima kasih telah membaca blog perjalanan singkat ini! Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido! Kami bisa bantu anda menikmati liburan Anda di Hokkaido!

Posted on

Tur Sehari Furano Biei Shikisai no Oka, Farm Tomita, Ningle Terrace

Furano Day Tour Shikisai no Oka Farm Tomita Ningle Terrace Cover 富良野一日遊 四季彩之丘富田農場森林精靈露台 Tur Sehari Furano

Tur Sehari Furano Biei Shikisai no Oka, Farm Tomita, Ningle Terrace

Saya mendapat tawaran istimewa dari teman saya yang bekerja di sebuah perusahaan tur yang berkantor pusat di Sapporo. Saya dan istri saya diundang untuk mengikuti perjalanan tur 1 hari ke Furano dengan bus. Meskipun kedengarannya seperti perjalanan singkat, tetapi itu adalah perjalanan yang sangat menyenangkan dengan banyak tempat wisata dan makanan lezat! Kami mengunjungi tiga tempat di Furano, Shikisai no Oka, Farm Tomita, dan Ningle Terrace. Ada banyak hal yang dapat dilakukan di Hokkaido, dan jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Hokkaido, Anda dapat menggunakan trip planner kami!

Tur Sehari Furano: Tempat Kumpul dan Tempat Istirahat

Karena tempat kumpul terletak di dekat Stasiun Susukino dan kami harus bangun pagi-pagi sekali pada Sabtu pagi agar dapat naik bus pukul 7 pagi. Perjalanan dari Sapporo ke Furano ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam dengan bus (via jalan tol). Setelah berangkat dari Sapporo, kami membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk akhirnya mencapai tempat istirahat pertama yang terletak di Sunagawa untuk menggunakan toilet. Tempat istirahat tersebut tampak terawat dengan baik dengan beberapa toko, toilet, dan bahkan taman kecil.

Tur Sehari Furano: Menikmati Pemandangan Sepanjang Jalan

Perjalanan dengan bus mungkin terdengar sangat membosankan; tetapi sebenarnya saya menikmati perjalanan itu sama seperti menikmati objek wisata utamanya! Saya dapat melihat pemandangan musim panas Hokkaido yang luar biasa di sepanjang jalan. Hokkaido sangat terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah; bunga-bunga, padang rumput hijau yang subur, dan lain-lain. Berikut ini adalah beberapa gambar terbaik yang saya ambil di sepanjang perjalanan.

Tur Sehari Furano: Shikisai no Oka Biei

Setelah 1 jam menikmati pemandangan alam di sepanjang jalan, akhirnya kami sampai di tujuan pertama kami, Shikisai no Oka. Tempat ini sebenarnya terletak di Kota Biei, yang dekat dengan Furano, dan sangat terkenal dengan ladang bunga yang menakjubkan dengan bunga-bunga berwarna-warni. Tidak hanya ladang bunga yang indah, Anda juga dapat menikmati es krim, Melon, peternakan Alpaca, naik ATV, dan bahkan naik Helikopter! Karena kami tidak punya banyak waktu di sana (hanya sekitar 1,5 jam), kami memutuskan untuk tidak naik helikopter dan sebagai gantinya hanya mengambil gambar ladang bunga yang menakjubkan. Jika Anda terlalu malas untuk berjalan di dalam ladang bunga yang amat besar, Anda juga dapat membayar untuk naik golf cart yang akan membawa Anda ke dalam ladang.

  • Tanggal Kunjung: 2024 Juli 27 (Musim Panas)
  • Biaya Masuk: 500yen (dewasa)
  • Alamat: 〒071-0473 Hokkaido, Kamikawa District, Biei, Shinsei, 3

Tur Sehari Furano: Farm Tomita

Setelah berjalan menikmati pemandangan ladang bunga berwarna-warni di Shikisai no Oka, kami melanjutkan perjalanan dengan makan siang dan berbelanja sebentar di pusat perbelanjaan/area restoran kecil. Setelah makan dan berbelanja, kami langsung menuju Farm Tomita, yang terletak di Furano. Tempat ini juga memiliki ladang bunga yang indah, tetapi tidak sebesar Shikisai no Oka di Biei. Namun, Farm Tomita lebih berfokus pada wisata kuliner dan ladang Lavender. Anda dapat menikmati berbagai makanan lezat lokal seperti Lavender Soft Cream sambil menyaksikan pemandangan indah di sekitar Ladang Lavender. Karena Ladang bunga di Farm Tomita sebagian besar berfokus pada Lavender, semua pekerja mengenakan pakaian ungu, dan bahkan mesin traktor dan motor semuanya dicat ungu!

  • Tanggal Kunjung: 2024 Juli 27 (Musim Panas)
  • Biaya Masuk: FREE
  • Alamat: 15 Kisenkita, Nakafurano, Sorachi District, Hokkaido 071-0704

Tur Sehari Furano: Ningle Terrace

Setelah menikmati Lavender Soft Cream yang lezat di Farm Tomita, kami melanjutkan perjalanan ke Ningle Terrace, tempat yang terkenal dengan pondok-pondok hutan yang indah dan menjual beberapa karya seni asli. Ningle Terrace tidak sebesar dua tempat sebelumnya, jadi kami hanya butuh waktu 30 menit untuk menjelajahi setiap toko kecil yang cantik di dalam Ningle Terrace. Meskipun kami tidak membeli karya seni apa pun, kami akhirnya membeli beberapa botol susu segar yang diproduksi oleh beberapa peternakan lokal di Furano (dijual di sebuah toko di Prince Hotel yang terletak di sebelah Ningle Terrace).

  • Tanggal Kunjung: 2024 Juli 27 (Musim Panas)
  • Biaya Masuk: FREE
  • Alamat: 1 Nakagoryo, Furano, Hokkaido 076-8511

Kami menghabiskan waktu seharian untuk menyelesaikan tur 1 hari Biei dan Furano ini. Terima kasih khusus kepada Tn. Oscar, yang telah menjadi pemandu wisata dan teman yang luar biasa, serta sopir bus yang menjaga kami tetap aman selama perjalanan. Terima kasih telah membaca blog perjalanan singkat ini! Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Sapporo! Kami bisa bantu anda menikmati liburan Anda di Hokkaido!

Posted on

Festival Kembang Api Sapporo Sungai Toyohira

sapporo firework festival 札幌花火大會 festival kembang api sapporo

Festival Kembang Api Sapporo Sungai Toyohira

Hari Jumat malam setelah selesai kerja tentunya bisa bikin mood senang. Tadinya Saya rencana untuk istirahat di rumah, tetapi istri saya minta ditemenin nonton pertunjukan kembang api di Sungai Toyohira. Setelah dirayu berkali-kali akhirnya saya setuju untuk pergi lagi tahun ini (tahun lalu saya sudah lihat pertunjukan kembang api tersebut). Tahun lalu pertunjukan kembang api ini dikunjungi banyak orang, dan tahun ini juga sama ramainya. Walaupun agak berjejalan di kereta dan jalan agak jauh, akhirnya saya dapat menikmati pertunjukan kembang api ini. Ada banyak hal yang dapat dilakukan di Sapporo, dan jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Sapporo, Anda dapat menggunakan trip planner kami!

  • Tanggal Kunjung: 2024 Juli 26 (Musim Panas)
  • Alamat: Chuo Ward, Sapporo, Hokkaido 060-0057
  • Stasiun: Hosui Susukino (Toho Line)

Festival Kembang Api Sapporo: Menuju ke Tempat Acara

Kami pergi ke sana sekitar pukul 18:30 malam, semua orang baru saja selesai bekerja, begitu pula orang-orang yang hanya ingin masuk ke tempat tersebut untuk menonton pertunjukan kembang api. Saya sebenarnya berpikir untuk pergi ke sana dengan mobil, tetapi karena saya berencana untuk minum sedikit, kami memutuskan untuk pergi dengan kereta bawah tanah saja. Tempat itu sangat ramai meskipun kami datang agak pagi! Setelah tiba di stasiun kereta bawah tanah terdekat, kami berjalan kaki ke tempat tersebut, hanya butuh waktu sekitar 10 menit. Jalanan diblokir dan ada beberapa polisi yang berjaga di mana-mana di area tersebut.

Festival Kembang Api Sapporo: Cari Tempat Duduk

Karena tempatnya terbuka, kami harus mencari tempat sendiri untuk duduk dan menonton kembang api. Kami juga membawa tikar piknik. Ada banyak wanita yang mengenakan Yukata, saya pikir itu karena norma budaya bagi wanita Jepang untuk menonton kembang api sambil mengenakan Yukata. Istri saya tidak mengenakan Yukata saat itu karena kami tidak punya waktu untuk berganti pakaian. Setelah mendapatkan tempat yang bagus untuk menonton, saya langsung membuka sekaleng bir untuk menikmati Jumat malam saya.

Festival Kembang Api Sapporo: Acara dimulai

Pertunjukan kembang api berlangsung selama sekitar 40 menit, ada beberapa kembang api yang menghasilkan bentuk-bentuk tertentu seperti hati, bintang, dan bahkan bentuk kupu-kupu. Berikut ini adalah beberapa foto terbaik dari pertunjukan tersebut.

Terima kasih telah membaca blog perjalanan singkat ini! Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memerlukan bantuan untuk mengatur tur pribadi di Sapporo! Kami bisa bantu anda menikmati liburan Anda di Hokkaido!